Cycling Reference
Tips & Trick
Health & Fitness
Ensiklopedia
Bike Part & Review
Home » Tips & Trick

Yang Perlu Anda Ketahui Ketika Memompa Ban Sepeda

Submitted by on 2 October 2015 – 02:21

Memompa sepeda, nampaknya remeh temeh ya? meski demikian tiada salahnya kita baca sharing singkat berikut, semoga bisa bermanfaat dan membuat aktivitas bersepeda anda jadi lebih menyenangkan.

Ya, Cara termudah untuk menjaga sepeda Anda berjalan dengan baik adalah memeriksa tekanan ban sebelum anda melakukan setiap perjalanan. Tekanan angin yang tepat, tahan lama, dan memastikan tidak terjadi kebocoran. Menjaga ban pada tekanan yang tepat akan membantu ban sepeda Anda berumur lebih panjang, meminimalisir kerusakan roda yang harus setiap saat berbenturan dengan benda keras seperti batu jalanan misalnya.

Persiapkan selalu pompa sepeda Anda!

Pastikan Anda menggunakan pompa ban sepeda yang tepat. Sangat dianjurkan untuk tidak menggunakan selang tekanan udara/pompa yang banyak tersedia di SPBU yang tidak menunjukkan nilai tekanan yang dikehendaki, karena sangat memungkinkan overinflate (tekanan udara berlebihan) yang justru dapat menjadi pemicu kerusakan ban pada sepeda Anda.

Toko-toko sepeda saat ini sudah banyak yang menyediakan pompa sepeda portable berkualitas yang mudah digunakan dan aman. Anda juga mungkin memiliki inflator (pengukur tekanan angin ban) bertenaga baterai (yang biasa digunakan juga untuk mobil Anda) guna memastikan ban sepeda anda diisi tekanan angin yang cukup.

Jika anda belum memiliki pompa sepeda portable dan berniat membelinya, sangat disarankan Anda pastikan terlebih dahulu jenis katup ban sepeda, apakah jenis Schrader atau Presta.

Periksa tekanan

PSI dial

PSI dial (Photo credit: Wikipedia)

Bagaimana Anda tahu apakah tekanan angin pada ban sepeda Anda sudah ideal? Pada kebanyakan ban, tekanan yang direkomendasikan dicetak pada sidewall. Tekanan ban yang direkomendasikan sering ditulis dalam rentang misal “35-65 psi (pound per inci persegi)”.

Anda dapat melakukan trial error/percobaan dalam kisaran tekanan tertentu (masih dalam rentang angka tekanan yang direkomendasikan) untuk menemukan ukuran yang anda rasa terbaik untuk Anda. Kurang tekanan menawarkan pengendaraan yang lebih nyaman namun dengan konsekuensi rolling resistance lebih tinggi. Sebaliknya dengan tekanan udara lebih tinggi berarti rolling resistance berkurang dan artinya laju sepeda Anda lebih baik, namun aspek kenyamanan berkurang.

Jika Anda memompa ban berukuran 26 inci (umum digunakan pada jenis sepeda gununung/MTB off-road sepeda), Anda mungkin menemukan bahwa rentang tekanan yang lebih luas, yaitu “35-65 psi.” Hal ini karena ban ini dapat digunakan pada dan off road. Untuk yang pertama, 65 psi adalah angka tekanan yang cocok untuk jalan beraspal/raya/trotoar misalnya. Sementara untuk Off road silahkan gunakan rentang 35 sampai 40 psi, jauh lebih tepat karena lebih ideal dalam menyerap gundukan, batu dan akar yang lebih baik dan menawarkan traksi yang lebih besar untuk kontrol dan penanganan.

Cara memompanya..

Teknik memompa ban sepeda sangat sederhana kok, bahkan saya berpikir nggak perlu lah dijelaskan detailnya. Tapi baiklah, terkadang kita justru tidak boleh mengabaikkan hal-hal kecil seperti ini. Mulailah dengan membuka dan lepaskan tutup katup pertama jika tabung Anda memiliki mereka. Dan, jika Anda memiliki katup Presta (mereka memiliki tip knurled dan juga disebut “french” katup), Anda harus membuka katup dengan membuka dan menekan ujung cukup lama untuk membiarkan sejumlah kecil udara keluar (ingat untuk menutupnya kembali setelah memompa).

Kemudian, pasang pompa dan mulai memompanya, berhenti ketika pengukur menunjukkan bahwa Anda telah mencapai tekanan yang direkomendasikan. Ulangi dengan ban lainnya. Dan selesai, test lah sepeda anda dengan menaikinya. Pastikan Anda nyaman dengannya..

salaam bersepeda,

sumber: landrys.com

Incoming search terms:

cara kerja pompa ban sepedacara kerja pompa sepedapompa ban sepedacara kerja pompa sepeda manualcara kerja pompa angin sepedacara memompa ban prestacara kerja pompa bancara kerja pompa angin manualprinsip kerja pompa sepedapompa angin sepeda

Leave a comment

Add your comment below. You can also subscribe to these comments via RSS

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar

You might also likeclose