Cycling Reference
Tips & Trick
Health & Fitness
Ensiklopedia
Bike Part & Review
Home » Tips & Trick

‘Braking’ yang Baik

Submitted by on 24 September 2014 – 05:15

Seringkali rekan gowes bermasalah dengan hal ini, braking. Tak hanya terjadi pada new comer, goweser bangkotan pun perlu penyesuaian dalam hal braking ketika mulai mengendarai sepeda baru. So, bagaimana braking yang dianjurkan secara teori dalam bersepeda, berikut ulasannya.

Pengenalan pada rem baru

Sebelum mulai melaju dengan sepeda baru, pastikan Anda sudah familiar dengan bagaimana tuas rem beroperasi. Kebanyakan pesepeda di Inggris men-setting sepedanya dengan kondisi tuas rem depan di sebelah kanan, sementara sebagian besar pesepeda Eropa dan Amerika memasang tuas rem depan di handle bar (setang) sebelah kiri.

Nah, soal hal ini Anda perlu care, biasakan terlebih dahulu mengenal mana tuas rem depan dan rem belakang, sebelum mulai melaju kencang dengan sepeda Anda.

Gunakan tidak lebih dari dua jari pada satu tuas rem. Ini akan membuat kontrol yang lebih baik terhadap sepeda, pengereman sementara, menjaga Anda dari (panik) pengereman mendadak yang dapat menyebabkan Anda kehilangan kendali atas sepeda Anda.

Pengaturan Lever

Pastikan bahwa ketika Anda menarik tuas sekeras mungkin dan kemudian melepaskannya, bahwa tuas tersebut tidak memukul salah satu jari Anda pada bar. Jika bounce tuas ternyata ‘memukul balik’ salah satu jari Anda maka disarankan pindahkan tuas rem lebih jauh menuju pusat bar, sehingga didapati jari pengereman Anda diposisikan menjelang akhir tuas.

teknik setting rem sepeda

Ini akan memberi Anda kekuatan pengereman yang lebih dan memungkinkan Anda untuk menarik tuas sepanjang jalan ke bar tanpa kendala.

Mengatur sudut tuas supaya pergelangan tangan Anda membungkuk alami, kira-kira seperti gambar berikut. Ini akan memberi Anda kenyamanan lebih dan stabil saat bersepeda di medan kasar dan membantu mengurangi lengan dan tangan dari kelelahan.

setting rem sepeda mtb

Pengereman secara perlahan

Pastikan Anda menerapkan pengereman secara perlahan (gradual), dibanding dengan mengerem dengan memanfaatkan genggaman yang sangat mungkin menyebabkan pengereman mendadak yang seringkali menyebabkan kita tergelinci.

Dorong perlahan titik berat anda ke arah handle bar (depan) untuk memberikan kesempatan momentum pada roda belakang berkurang dan menghindari roda belakang mengalami selip (skid).

Jika Anda melakukan pengereman saat hendak menikung (cornering), maka usahakan untuk melakukan pengereman sebelum memasuki tikungan dan telah selesai (memperlambat laju sepeda) braking saat anda memasuki tikungan.

Ingat bahwa, pengereman yang kuat pada roda depan hanya dilakukan pada/untuk jalur bersepeda yang lurus dengan kontur trek yang rata.

Leave a comment