Cycling Reference
Tips & Trick
Health & Fitness
Ensiklopedia
Bike Part & Review
Home » Health & Fitness

Jangan Paksa Bersepeda, Jika Badan Tidak Fit

Submitted by on 2 May 2011 – 16:38

“Jangan memaksa untuk bersepeda jika badan tidak fit”. Suer, ini saran serius, tanpa maksud menakut-nakuti bahwa ternyata memaksakan diri untuk gowes ketika kondisi badan tidak fit dapat mengakibatkan efek fatal. Sudah ada korbannya, salah satunya diceritakan oleh Sobat gowes dari CIBUBUR CYCLING COMMUNITY (C3), Primo Cipto.

Ceritanya, berawal ketika ‘era’ Piala Dunia Afrika Selatan 2010 lalu. Biasa…wabah ‘begadang’ terjadi dimana-mana, untuk menyaksikan pertandingan-pertandingan bola antar kesebelasan ‘dunia’. Begitupun dengan Om Cipto. Suatu pagi, dengan kondisi kurang tidur, karena memang mata baru ‘merem’ selapas subuh, atas bujuk rayu rekan cyclist-nya, Om Cipto pun terprovokasi untuk turut gowes pagi hari itu. Padahal rasa kantuk mendera, ditambah belum sarapan pagi, atas saran ‘nanti nyarap’ di pertengahan ‘route’ gowes.

Tanda-tanda ‘nggak’ beres pun mulai terjadi, mulai dari sering tertinggal rombongan, mata kunang-kunang, sampai akhirnya ‘cet berhenti total karena tak sanggup lagi untuk melanjutkan perjalanan. Dan, singkat cerita, Om Cipto pun memutuskan untuk pulang dengan motor tumpangan atas kebaikan seorang kawan. Setelah janjian untuk dijemput istri tercinta pada sebuah meeting point yang dijanjikan, Om Cipto pun saat itu juga langsung meluncur memeriksakan diri ke sebuah Rumah Sakit. Berikut petikan kisah beliau

Stlh bertemu Istri sy memutuskan lgsng ke RS utk cek…krn kondisi badan yg trs lemes…Sampai di UGD dokter lgsng memberikan Oksigen ke hidung dan memeriksa tekanan darah…"Tekanan darah normal Pak.. mgkn gulanya DROP karan bpk tdk makan pagi"Saya disarankan makan kecil sambil minum teh di UGD….10 mnt kemudian dokter menawarkan infus utk mempercepat recovery… setelah 40 mnt an infus habis….badan teras segar dan saya memutuskan pulang ke rmh…Hari Kamis berikutnya sy merasakan badan sy lemas kembali… jumat..sabtu.. minggu pun sama saja…Senin sy putuskan dtng ke internist utk cek darah … diawali puasa. malamnya di ambil gula darah puasa.. ternyata hasil normal… kemudian di ambil darah lg stlh makan… hasil normal….WAH…..Saya ambil darah lg.. utk periksa SGPT..SGOT..pangkreas.. ginjal…semua normal…Foto abdomen sekitar perut jg normal…What Went Wrong…..di bekali obat + vit.. sy pulang ke rmh…..tp kok badan lemes terus serasa puasa makan 2 hari..Rabu saya ke dokter jantung periksa jantung EKG dan hasilnya normal… MAKIN WAS WAS.. knp ya…

Misterius bukan? dokter menyatakan bahwa semua normal, tapi Om Cipto merasakan tubuhnya ‘lemas’ berkepanjangan. Karena terus penasaran atas penyebab ‘lemas’ tersebut, Om Cip pun memutuskan untuk kembali lagi ke dokter jantung membwa semua hasil medical check-up dari internis. Kemudian disarankan untuk melakukan pemeriksaan echocardiograph (Tindakan lanjutan dari EKG, seperti usg 4D khusus jantung). Dan akhirnya ketahuan juga apa sebab lemas berkepanjangan itu, salah satu klep pada jantung rembes / bocor. Sehingga supply O2 ke otak berkurang menyebabkan badan lemes.

Inilah salah satu akibat badan tidak fit tapi memaksakan diri untuk tetap gowes, akibatnya klep jantung jebol. Semoga saja hal seperti ini tidak berulang pada cyclist lainnya ya Bro. Ingat bro, jangan maksain diri biar tetap sehat, tetap semangat, biar kita tetap bisa sepedaan…

Cancel