Cycling Reference
Tips & Trick
Health & Fitness
Ensiklopedia
Bike Part & Review
Home » Bike News

nge-Trek Sepeda ‘JJ’ Jalur Jatiasih, Bersama ‘Inul’ dan ‘Anisa Bahar’

Submitted by on 14 May 2011 – 12:07

trek-sepeda-gunungTREK SEPEDA ‘JJ’ JALUR JATIASIH, akhirnya kesampean juga keinginan kami (MBCist) untuk menyambangi Trek Sepeda Fenomenal di Timur Jakarta ini. Sabtu pagi, 14 Mei 2011, saya dan 4 rekan lain dari MBC (Mutiara Bike Community) memulai perjalanan dari tempat kami berdomisili, Pondok Jagung Timur, Tangerang Selatan menuju Wilayah Jatiasih, Bekasi. Rombongan terangkut dalam satu mobil, sementara 3 sepeda tunggangan ‘nangkring’ di Bike Carrier baru hasil ‘patungan’, dua lainnya masuk ke dalam mobil, Alhamdulillah, terangkut semua.

Bermodalkan peta ‘Megapolitan’ terbitan tahun 2006 –terbitan lama—, bak Dora the Explorer, akhirnya kami pun tiba di TREK SEPEDA ‘JJ’ JALUR JATIASIH, tepatnya di Basecamp Komunitas ‘JJ’ Jalur Jatiasih kira-kira pukul tujuh lewat dikit. Sesampainya di Basecamp ‘JJ’ yang ternyata juga dinamai sebagai ‘warung mpok’, sama seperti yang ada di JPG (Jalur Pipa Gas), tak lama kemudian kami pun mempersiapkan sepeda tunggangan. Namun seselesainya merakit sepeda yang sebelumnya sempat kami ‘mutilasi’, kebingungan kecil pun masih terjadi, terutama soal ‘mesti darimana kami bisa mengawali aktivitas tracking kali ini.

Selaku pendatang baru, tanya sana sini pun kami lakukan, soal ‘di mana letak start trek, apakah ada panduan khusus mengenai arah lintasan tracking, de es be’, ternyata tidak semua rekan cyclist yang telah beberapa kali ng-track di ‘JJ’ sekalipun semuanya hafal betul jalur lintasan sepeda yang ada di Jalur Jatiasih ini. Kami memakluminya karena memang ‘JJ’ ini menawarkan pilihan track yang sangat beragam, mulai dari track sangat pendek, menengah s.d. trek yang jarak tempuhnya sampai 25km pun mereka punya..wew..menarik bukan?

Kami termasuk yang cukup beruntung rupanya pagi itu, dalam kebingungan selaku newbie di ‘JJ’, kami mendapat guidence langsung dari tuan rumah (salah satu pengurus komunitas Jalur Jatiasih), Mas Hamdan, yang sebenarnya ketika kami temui di warung mpok ‘JJ’, beliau ini baru saja tiba dari tracking selepas nge-guide rombongan lain. Salut deh buat rekan-rekan dari ‘JJ’ atas sambutan hangatnya ^_^

Dengan guidence Mas Hamdan dari ‘JJ’ kami pun langsung dipandu menyusuri Jalur Jatiasih ini. Beliau secara lengkap menjelaskan secara teknis obstacle mulai dari turunan tanjakan dan setiap ‘land mark’ yang kami temui sepanjang trek. Secara umum Jalur Jatiasih ini masih sangat alami. Single track dengan vegetasi ilalang tinggi, hutan bambu, hamparan sawah yang masih sangat terawat tergarap.

Beberapa landmark khas dari trek Jalur Jatiasih ini diantaranya:

  1. Jembatan Kuning, dinamai demikian karena memang jembatan ini bercat kuning, landasan dasar jembatan ini tersusun atas besi hollow yang diatasnya melintang papan sebagai lintasan sepeda atau motor. sedikit membuat miris hati sebenarnya ketika dilintasi, karena susunan papannya pun yang sudah tidak lagi lengkap, sehingga tetap perlu kehati-hatian ketika melaluinya.
  2. Grand Canyon, Penamaan itu salah satu potongan lintasan Jalur Jatiash karena lokasi terbuka dan hamparan tanah serta berundak-undak layaknya tebing dan gambaran Grand Canyon.
  3. ada pula TANJAKAN INUL dan TANJAKAN ANISA BAHAR. Benar, Anda tidak salah baca, cuma di Jalur Jatiasih saja para cyclist bisa nge-track ditemani ‘Inul’ dan ‘Anisa Bahar’. Para pecinta trek ini menyebut demikian karena karakter jalur yang berliku serta patah-patah serta membuat goweser seperti bergoyang.

Pada saat kami melaluinya,  TREK SEPEDA ‘JJ’ JALUR JATIASIH dalam kondisi basah dan becek nggak ada ojek akibat hujan deras malam sebelumnya, sehingga cukup merepotkan kami ketika melintasinya, khususnya beberapa tanjakan yang tak kuasa kami taklukan karena licinnya ‘amit-amit…’. Selap-selip ban sepeda tunggangan pun saya rasakan berulang. Meski demikian, secara keseluruhan perjalanan kali ini sangat menyenangkan, karena kami mendapat pengalaman baru dan cerita baru.

Maaf ye bro, cerita kali ini tidak saya deskripsikan secara lengkap kap. Tanpa mengurangi dramatisasi dan unsur provokatif posting ini, berikut ‘screen shoot’ perjalanan kami, semoga sanggup membuat rekan yang belum peranah mencoba trek yang satu ini ikutan ‘ngiler.com’ hehehe…

Konon, inilah yang disebut Grand Canyon ala Jalur Jatiasih, sangat indah bukan?

Turunan yang lumayan bikin deg-deg Serr…, karena ketika kami melintas kondisi tanahnya licin

Rekan-rekan MBCist, dengan latar belakang Green Canyon

Peluang untuk melewati obstacle ini 50:50, 50% berhasil : 50% rumah sakit ‘menanti’ gagal, kecuali Anda benar-benar expert atau nekat, hehe…

Ada yang putus cinta patah hati Anting Rear Derailleurnya gan..untung kami bawa mechanic handal, hehe..lagi

Incoming search terms:

jalur jatiasihsepeda trekjalur sepeda jatiasihtrek jatiasihjalur sepeda jjtrek sepeda jjtrek sepeda jatiasihjalur sepeda cibuburngetrek sepeda bmxpeta lokasi jalur jatiasih

Leave a comment!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also Comments Feed via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> 

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.

You might also likeclose